Harga Sewa Trail KLX Malang
April 7, 2017
kaldera lenggoksono
Jalur Trail Lenggoksono – Wajak – Bromo | Kaldera 3 Days Enduro
April 24, 2017

Surya Nation Tour de Bromo

Menantang Kegarangan Jalur Trail 360 Bromo

Tim RO Surabaya Surya Nation benar-benar terbukti ketangguhannya dalam menjelajah dan menaklukkan kegarangan jalur trail 360 Bromo pada rangkaian acara Tour de Bromo. Tim RO Surabaya Surya Nation pada tanggal 17 Maret 2017 telah berhasil menaklukan jalur panjang dalam acara Tour de Bromo. Rangkaian acara yang ditempuh oleh seluruh anggota tim ini dimulai dari Surabaya dengan menunggangi kuda besi berkapasitas 1000cc melewati jalur pantura. Deru mesin dan kegarangan si 1000cc yang gagah tidak menjadi halangan yang berarti bagi seluruh anggota Tour de Bromo Surya Nation. Seluruh anggota tim mampu menjinakkan motor gede itu pada perjalanan sejauh 142 Km tanpa ada halangan yang berarti. Perjalanan di tempuh dengan lancar hingga sampai di lokasi Kaldera Bromo.

Ketangguhan tim RO Surabaya Surya Nation dalam rangakaian acara Tour de Bromo benar-benar diuji pada pada jalur 360 Bromo. Setiba Tim Tour de Bromo di lokasi check point Cafe Lava, seluruh anggota tim berganti tunggangan menaiki motor trail untuk menjelajah kaldera Bromo. Sebelum berangkat mengeksplorasi kaldera Bromo, seluruh anggota tim melakukan pemanasan ringan dan peyesuaian dengan karakter motor trail. Cuaca saat itu nampak mendung dan hujan deras baru saja reda. Kondisi jalur setelah hujan menjadi basah yang nantinya menyulitkan pengendara motor untuk mengendalikan tunggangannya. Suhu udara di Bromo pun turun hingga 10 derajat celcius. Suhu udara dingin yang menyelimuti Kaldera bromo ini dapat mengakibatkan menurunya konsentrasi, bila tidak berhati-hati dan mempertahankan fokus saat berkendara, seorang pengendara professional sekalipun dapat kehilangan kendali motornya. Namun, kondisi jalur yang ekstrim dan cuaca yang tidak bersahabat bukan halangan yang berarti bagi tim RO Surabaya Surya Nation dalam menyelesaikan tantangan Tour de Bromo.

Perjalanan pertama ditempuh dengan menjajal jalur berpasir di kaldera Bromo. Jalur awal ini sudah memberikan ujian bagi seluruh anggota tim dengan turunnya kabut tipis. Turunnya kabut membuat jarak pandang pengemudi menjadi terbatas dan perlu konsentrasi agar tidak bertemu dengan jalur-jalur yang membahayakan. Ujian pertama jalur Pasir Berbisik yang berkabut nampaknya bukanlah hal yang sulit bagi seluruh anggota tim. Semua anggota tim dapat melewati jalur Pasir Berbisik Bromo tanpa ada hambatan dan dapat diselesaikan dengan baik. Setelah menempuh jalur Pasir Berbisik seluruh tim berkumpul sejenak untuk beristirahat dan mengabadikan momen di sisi timur kawah Bromo.

Tantangan berikutnya adalah jalur menuju Bukit Teletubies. Hujan rintik-rintik kembali turun membasahi jalur pasir yang akhirnya menimbulkan beberapa genangan air. Kondisi ini memperparah jalur yang akan ditempuh oleh tim. Fokus, kelihaian mengendalikan motor dan kejelian dalam menentukan jalur menjadi hal penting untuk dapat menempuh jalur dengan kondisi basah, terlebih dengan adanya genenangan air di beberapa titik. Kelihaian dalam mengendalikan motor trail tim Tour de Bromo memang benar-benar patut dipuji. Kondisi medan yang berat dibabat tanpa ampun. Sesekali beberapa anggota tim jatuh dari motor. Tidak sedikit pula anggota tim yang terpeleset di jalur berair. Namun, seluruh anggota tim berhasil bangkit dalam kondisi aman. Kelengkapan peralatan keamanan yang dipakai oleh setiap pengendara seperti, helm, pelindung lutut, pelindung siku, kacamata google, dan sepatu boots benar-benar membantu menghindarkan setiap pengendara dari cidera akibat jatuh. Semua pengendara tiba di Bukit Teletabies dengan selamat meski sempat beberapa kali jatuh.

Tantangan terakhir tim RO Surabaya yaitu menjajal kegarangan jalur jurang Samad. Jalur Jurang Samad merupakan sebuah jalur ekstrim yang berada di sekitar lereng Kaldera Bromo. Jalur ini berisi tanjakan dan turunan yang curam dengan kondisi medan tanah yang licin jika baru terguyur air hujan. Lagi-lagi kegarangan jalur Jurang Samad seolah-oleh bukan hal yang menakutkan bagi peserta Tour de Bromo. Pengalaman jatuh bangun di jalur sebelumnya nampaknya menguatkan mental seluruh anggota Tour de Bromo dalam menghadapi tantangan di jalur Jurang Samad. Setiap kelokan dilibas tanpa ampun. Jalur yang berdekatan dengan jurang pun bukan halangan untuk menurunkan tarikan motor, justru para peserta lebih sering menarik tuas gas dalam-dalam di jalur ini. Pemandu dari Kaldera adventure yang mendampingi seluruh peserta selama perjalanan justru kewalahan menandingi ketangguhan peserta Tour de Bromo. Perjalanan di akhiri dengan bersantai sembari menikmati camilan, teh dan kopi hangat pada udara dingin Bromo di area spot Dingklik yang berada di Utara kawah Bromo. Setelah selesai bersantai sejenak dan melepas lelah tim RO Surabaya Surya Nation Tour de Bromo kembali ke penginapan di Lava View untuk bersih diri dan makan Malam.